Beda Takbiran, Puasa jalan…

Lebaran tlah tiba huray huray…
tidak seperti lebaran sebelumnya, kalo skrng rapat metrinya baru malem diadakan,
jadinya yang mau takbiran merayakan kemenangan jadi gak jelas,eh nunggu sampe malem ternyata gak jadi —-termasuk saya,
karna uda danndan caem siap2 teriak2 ehh ndak jadi 🙄
but its oke…dan tgl 31 Agustus 2011 baru ditetapken sbg 1 syawal.
kuhormati keputusanmu, apapunn yang akan kau katakann… #ehh *edisi om brury
—ehem ehem *benerin konde

eniwe…
jadi begini kawan2, ada beberapa perbedaan pendapat tentang puasanya juga ,nah loh jadi bingung kan kalo uda ada yg takbirkita masih puasa ndak sih??
kalo saya mah ndak ngefek soalnya emang lagi dpt cuti dari alloh hihihi 😀

ini hasil sharenya,
Suara takbiran yang mengalun bukanlah metode untuk memastikan apakah bulan Ramadhan sudah usah atau belum.
Metode yang benar adalah dengan rukyatul hilal, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

Puasalah dengan melihat bulan dan berfithr (berlebaran) dengan melihat bulan, bila tidak nampak olehmu,
maka sempurnakan hitungan Sya‘ban menjadi 30 hari. (HR. Bukhari dan Muslim)

Bila hilal telah terlihat, meski hanya oleh sebagian orang saja, maka orang-orang yang tidak melihatnya wajib ikut berbuka.
Paling tidak yang berada pada radius tertentu.
Dengan pengecualian bila jarak antara orang yang melihat hilal dengan mereka cukup jauh.
Dan dalam masalah batasan jarak ini, para ulama berbeda pendapat. —beda lagi 🙄

Akan tetapi inti masalahnya bahwa jatuhnya tanggal 1 Syawwal itu memang ditetapkan berdasarkan terlihat atau tidaknya hilal syawwal.
Bukan berdasarkan ada orang yang takbir atau tidak.
Sebab bisa saja seseorang bertakbir tanpa dasar pengetahuan atas sudah jatuhnya 1 Syawwal, atau bisa saja karena memang ada perbedaan pendapat dalam menentukannya.

nah,
itulah penjelasan singkat tentang kegalauan lebaran tahun ini, kalo mau lihat tambahan pencerahan bisa klik disini :
http://dumalana.com/2011/08/30/dengar-takbir-tapi-masih-puasa-bagaimana-hukumnya/

baiklahh…intinya walo ada perbedaan tetep akan ada lebaran 🙂
besok adalah lebaran dan hari peleburan kesalahan.
ada salah yang kadang tak tersengaja dan ada tulisan yang kadang menyakitkan pembaca 🙂
maaf lahir bathin yak semuanya, semoga kita bertemu dengan Ramadhan tahun2 berikutnya…
aminn…..

PERBEDAAN,bukan untuk jadi pemicu perpecahan.
tapi untuk saling menghormati keputusan masing2.
inget, perbedaan itu indah.. jika kau mengetahuinya kawan 🙂
#huggggg

Advertisements

Akibat menjawab “Yang penting hati dulu yang berjilbab”

Buat yang belum memakai, segeralah memakai..

Buat yang masih suka melepas-pasang, biar lebih yakin untuk terus memakainya 🙂

بسم الله الرحمن الرحي

=======================

Ada seorang wanita yang dikenal taat beribadah.
Ia kadang menjalankan ibadah sunnah. Hanya satu kekurangannya, Ia tak mau berjilbab. Menutup auratnya. Setiap kali ditanya ia hanya tersenyum dan menjawab

”Insya Allah yang penting hati dulu yang berjilbab. ”

Sudah banyak orang menanyakan maupun menasehatinya. Tapi jawabannya tetap sama.

Hingga di suatu malam.
Ia bermimpi sedang di sebuah taman yang sangat indah. Rumputnya sangat hijau, berbagai macam bunga bermekaran. Ia bahkan bisa merasakan segarnya udara dan wanginya bunga.

Sebuah sungai yang sangat jernih hingga dasarnya kelihatan, melintas dipinggir taman.
Semilir angin pun ia rasakan di sela-sela jarinya.
Ia tak sendiri. Ada beberapa wanita disitu yang terlihat juga menikmati keindahan taman.
Ia pun menghampiri salah satu wanita. Wajahnya sangat bersih seakan-akan memancarkan cahaya yang sangat lembut.

“Assalamu’alaikum, saudariku……….”

“Wa’alaikum salam. Selamat datang saudariku”

“Terima kasih. Apakah ini surga?”

Wanita itu tersenyum. “Tentu saja bukan, saudariku. Ini hanyalah tempat menunggu sebelum ke surga ”

“Benarkah? Tak bisa kubayangkan seperti apa indahnya surga jika tempat menunggunya saja sudah seindah ini. ”

Wanita itu tersenyum lagi

”Amalan apa yang bisa membuatmu kemari, saudariku ?”

“Aku selalu menjaga waktu shalat dan aku menambahnya dengan ibadah sunnah. ”

“Alhamdulillah..”

Tiba-tiba jauh di ujung taman ia melihat sebuah pintu yang sangat indah. Pintu itu terbuka.
Dan ia melihat beberapa wanita yang berada di Taman mulai memasukinya satu-persatu.

“Ayo kita ikuti mereka” kata wanita itu setengah berlari.

“ Apa di balik pintu itu?” Katanya sambil mengikuti wanita itu

“ Tentu saja surga saudariku” larinya semakin cepat

“ Tunggu..tunggu aku..”

dia berlari namun tetap tertinggal

Wanita itu hanya setengah berlari sambil tersenym kepadanya. Ia tetap tak mampu mengejarnya meski ia sudah berlari. Ia lalu berteriak

“Amalan apa yang telah kau lakukan hingga engkau begitu ringan ?”

“Sama dengan engkau saudariku.” jawab wanita itu sambil tersenyum

Wanita itu telah mencapai pintu. Sebelah kakinya telah melewati pintu.

Sebelum wanita itu melewati pintu sepenuhnya, ia berteriak pada wanita itu.

“ Amalan apalagi yang kau lakukan yang tidak kulakukan ?”

Wanita itu menatapnya dan tersenyum. Lalu berkata

“Apakah kau tak memperhatikan dirimu, apa yang membedakan dengan diriku ?”

Ia sudah kehabisan napas, tak mampu lagi menjawab.

“ Apakah kau mengira Rabbmu akan mengijinkanmu masuk ke Surga-NYa tanpa jilbab menutup auratmu ?”

Tubuh wanita itu telah melewati pintu, tapi tiba-tiba kepalanya mengintip keluar, memandangnya dan berkata

”Sungguh sangat disayangkan amalanmu tak mampu membuatmu mengikutiku memasuki surga ini untuk dirimu. Cukuplah surga hanya sampai hatimu karena niatmu adlah menghijabi hati.”

Ia tertegun..lalu terbangun..beristighfar lalu mengambil air wudhu. Ia tunaikan shalat malam.

Menangis dan menyesali perkataanya dulu.. berjanji pada Allah sejak saat itu ia akan menutup auratnya.

==========================

Share from: http://www.facebook.com/note.php?note_id=501897334074

==========================

Wassalam,

Semoga Bermanfaat 🙂

“Jilbab tidak hanya membuatmu lebih cantik, tapi akan membuatmu lebih mulia dan berharga”

muslimah

6282170007085    kg    13:03    Sukses
6281252648253    gs    13:03    Sukses
6282195490456    gs    13:03    Sukses
6281271637439    cfb    13:03    Sukses
6285246699666    gs    13:03    Sukses
6285232161061    kg    13:03    Sukses
6285376755378    tamara    13:03    Sukses
6285243287512    kg    13:03    Sukses
6281268124511    gs    13:03    Sukses
6282193259005    kg    13:03    Sukses
6285276584469    cfa    13:03    Sukses
6281365416935    kg    13:03    Suks

Jika TIDAK diampuni Ramadhan ini, kapan lagi??

Siapapun yang ditakdirkan menjumpai Ramadhan adalah seberuntung manusia. Bulan Ramadhan merupakan  bulan yang penuh berkah. Salah satu kewajiban kita adalah berpuasa, keutamaan berpuasa adalah sesuai dengan sabada Rasulullah:

“Tidaklah seorang hamba yang melakukan puasa karena Allah, melainkan Allah akan menjauhkan dirinya dari neraka sejauh perjalanan 70 tahun karena puasanya yang sehari “( HR. BUkhari dan Muslim)

Dan kegembiraan orang berpuasa ada dua yaitu sesuai dengan sabda Rasulullah

“orang yang berpuasa punya dua kebahagyaan : bahagya ketika berbuka dan berbahgya ketika bertemu dengan RabbNya (diakhirat).

Fastabiqul khoiraat…Berlomba-lomba dalam kebaikanlah kalian, karena smua amal kebaikan kita akan dilipat gandakan pahalanya dan ganjaran amalan-amalan sunah menyerupai amalan wajib. Berbahagialah kita dengan kemusliman kita , karena dengan kemusliman itu allah menyediakan kita sarana ampunan dalam kegembiraan. Banyak berbuat baik itu adalah ampunan, jadi  memohon ampun  tidak hanya secara lisan saja , tapi kita imbangi dengan perbuatan2 baik kita.

Selagi kita bisa melakukan hal2 yang baek , maka lakukanlah jangan ditunda2 lagi karena kita tidak akan pernah tau apakah kita masih bisa berjumpa dengan Ramadhan tahun depan.

“Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu , maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat memajukannya “(QS.Al A’raf:34)

Ya allah… begitu  banyak kenikmatan2 dan hikmah yang kau berikan  padaku dalam Ramadhan kali ini, semoga smua yang aku lakukan mendapat barokah dan ridho dariMu , amin….

Jika Allah swt mengijinkan kita masih disini, dibulan ini. Pintalah ampunan itu sekarang, jika tidak kita dapatkan ampunan  itu, kapan lagi ??

*terisnpirasi ketika I’tikaf semalam… pengen lagi …begitu   menyenangkannya 🙂